Tampilkan postingan dengan label Service Quality. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Service Quality. Tampilkan semua postingan

Rabu, 03 Agustus 2011

Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry


Jakarta - Blue Bird Group yang telah berdiri sejak 1 Mei 1972, pada kali ini meluncurkan inovasi terbaru untuk memberikan peningkatan pelayanan kepada para pelanggannya dengan menghadirkan layanan aplikasi Blackberry. Layanan yang dapat diakses dengan mudah dan cepat melalui ponsel pintar, merupakan layanan cepat dan dapat menjadi solusi disaat pelanggan membutuhkan layanan jemput-antar di tengah kepadatan kendaraan ibukota. Peluncuran layanan aplikasi Blackberry dari Blue Bird mengambil lokasi di Kantor Pusat Blue Bird Group, Mampang Prapatan Raya, Jakarta (2/8). 

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry


Layanan aplikasi Blackberry ini merupakan layanan yang pertama hadir di Indonesia yang memberikan kemudahan kepada pelanggannya, dr. H. Purnomo Prawira selaku Direktur Utama Blue Bird Group membuka acara peluncuran dengan menginformasikan perjalanan Blue Bird Group yang selalu menghadirkan inovasi terbaru demi kepuasan pelanggannya. 

Berbagai layanan telah dihadirkan Blue Bird dari tahun ke tahun, dimana memulai transformasi dunia IT ke Blue Bird dengan sistem radio, GPS hingga pemesanan melalui SMS. Purnomo juga menginformasikan bahwa layanan pertama kali yang dilakukan oleh Blue Bird Group ini bahkan sempat mendapat perhatian khusus dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura yang ingin megimplementasikannya pada negara mereka.

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry


Bambang Susantoro selaku Wakil Menteri Perhubungan menyambut dengan tangan terbuka dan mengucapkan selamat kepada Blue Bird Group atas layanan ini. Ini merupakan layanan yang memberikan dukungan kepada jalur perhubungan di kota Jakarta di tengah padatnya lalu lintas di setiap waktu. 

Dengan layanan terbaru ini, diharapkan jalur perhubungan akan semakin membaik. Bahkan dukungan dunia IT pun sudah dapat dirasakan dengan begitu banyaknya inovasi, seperti pada mal atau plaza yang menginformasikan jumlah parkir kendaraan, yang memudahkan pengunjung dalam menaruh kendaraannya. Pihak Research In Motion (RIM) menyambut baik akan hadirnya aplikasi ini di Indonesia, dan memberikan ucapan selamat atas peluncuran aplikasi kepada Blue Bird Group.

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry


Sigit P. Djokosoetono selaku Vice President Central Operations Blue Bird Group memaparkan lebih mendalam mengenai berbagai inovasi yang dihadirkan Blue Bird Group demi memberikan kepuasan maksimal kepada para pelanggan. Dimulai sejak tahun 1972 yang melakukan pemesanan hanya melalui jalur PSTN dan Radio Call yang dikontrol melalui Call Center. 

Bahkan terobosan selalu dilakukan dengan penggunaan Reservation System dan Ani Bid hingga Radio MDT yang digunakan pada kendaraan, dan pemesanan bahkan dapat dilakukan melalui SMS. Dan pada akhirnya layanan terbaru melalui Blackberry dihadirkan pada tahun 2011.

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry


Sigit juga menginformasi bahwa selain pada perangkat Blackberry akan juga hadir pada perangkat ponsel lain, tergantung akan respon dari pelanggan. Sejak peluncurannya dalam versi Beta yang sudah dilakukan selama satu bulan, aplikasi ini sudah diunduh hingga lebih dari 60.000 kali. Bahkan akan dilakukan penambahan 1500 armada untuk di kota Jakarta dan 1500 armada di berbagai kota besar lainnya di Indonesia. 

Purnomo juga menambahkan di akhir acara, bahwa investasi dikeluarkan mencapai 50 Milyar akan sistem, call center, aplikasi Blackberry dan sistem Back End untuk layanan ini, bahkan ke depannya akan ditambahkan sistem baru dan GPS pada kendaraan untuk memudahkan tracking lokasi dari kantor pusat Blue Bird Group.

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry

Langkah-langkah Penggunaan Layanan Aplikasi Blackberry

  1. Unduh dan instal aplikasi melalui link http://appworld.blackberry.com/webstore/content/41455?lang=en  melalui perangkat ponsel Blackberry dimana pengguna telah memiliki minimal OS versi 4.5.0 dan Blackberry Map.
  2. Masukkan nomor telepon pengguna dan lakukan verifikasi code yang akan dikirimkan oleh Blue Bird Group ke ponsel pengguna. Kode verifikasi sebanyak 6 digit akan dikirimkan melalui SMS. Nomor telepon pengguna dapat juga tidak terpasang di perangkat Blackberry.
  3. Lakukan pendaftaran pada sistem reservasi dengan menuliskan informasi data diri nama pengguna, serta sebagai tambahan informasi dapat menuliskan tanggal lahir pelanggan dan alamat email pelanggan.

Fitur-fitur Layanan

CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry

  • Pelanggan dapat menikmati berbagai fasilitas dari layanan ini seperti pemesanan baru, tracking pemesanan, history pemesanan hingga 10 order terakhir. Informasi Call Center dan pemberikan masukan atau saran kepada Blue Bird Group.
  • Pemesanan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dengan menuliskan pemesanan yang pernah dilakukan ataupun dengan pemesanan baru. Tuliskan lokasi dimana akan dilakukan penjemputan. Masukkan juga informasi penunjuk jalan agar pihak Blue Bird mudah menemukannya (maksimal sebanyak 24 karakter), contoh: rumah sebelah lapangan bola, atau rumah berwarna hijau.
  • Masukkan informasi tujuan dan lakukan pemilihan jenis taksi yang diinginkan pelanggan, terdapat pilihan Any Regular Taxi (Blue Bird, Pusaka, Morante, Lintas Buana atau Cendrawasih), Any Executive/Regular Taxi, E Class Mercedes Benz (Silver Bird), C Class Mercedes Benz (Silver Bird), Any Mercedes Benz (C Class atau E Class yang terdekat), dan Silver Bird Vellfire (Taksi Minivan Toyota Vellfire).
CHIP Online - Pesan Taxi Blue Bird Melalui Aplikasi Blackberry

  • Pemesanan akan dilakukan konfirmasi dari pihak Blue Bird Group dan dalam hitungan menit akan diinformasikan bahwa Taxi yang sudah dipesan sedang dalam perjalanan untuk proses jemput.

Aplikasi, yang berjalan pada perangkat dengan BB OS 4.5 atau di atas dan memiliki BlackBerry Maps pra-instal, memungkinkan orang-orang dalam wilayah ibukota ke app a-Cab dari antara 11.000 taksi.

Aplikasi ini dikembangkan oleh SeaTech Infosys, sebuah perusahaan(syarikat)konsultan IT berbasis di Los Angeles yang juga telah mengembangkan aplikasi untuk Okezone,CaripromoStarbucks dan NutriSari.

Dengan penyedia layanan telekomunikasi TelkomselIndosatXL3 dan Axis menyokong layanan, aplikasi dapat melacak(jejak), menampilkan dan mencari posisi taksi terdekat pada perangkat pengguna. Operator tidak akan membebankan biaya tambahan pada pengguna untuk memesan taksi, mereka akan dikenakan tarif yang sama seperti mereka yang dipanggil untuk taksi.

Menggunakan aplikasi, nomor lisensi plate taksi dapat dilihat segera dan posisi mereka ditandai pada peta - yang besar jika tidak untuk fakta bahwa bagi para penumpang harus secara manual me-refresh aplikasi untuk memperbarui posisi taksi terbaru. Dan ada tidak akan ada pemberitahuan dikirim untuk menunjukkan jika taksi telah tiba belum. Ketidakpuasan ini tercermin pada setengah dari 52 ulasan di app, yang juga menyoroti kesulitan yang dihadapi dalam menerima dan memasukkan kode verifikasi selama proses pendaftaran.

Memang, aplikasi ini masih dalam versi beta, tapi tampaknya hanya cukup sedikit kerja yang harus dilakukan sebelum masuk ke platform smartphone lainnya, seperti ditunjukkan oleh juru bicara perusahaan Blue Bird, Teguh Wijayanto dalam siaran pers.


Grup Blue Bird adalah penyedia jasa transportasi dengan sekitar 20.000 kendaraan armada, melayani lebih dari sembilan juta penumpang per bulan di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Garis Blue Bird Group layanan meliputi layanan taksi premium (Silver Bird), penyewaan mobil (Golden Bird), bus charter (Big Bird) dan truk kontainer (Besi Burung).








Sumber : chip  & youfacom

Interesting | Militerania

Selasa, 02 Agustus 2011

Kini Anda Bisa Lacak dan Pesan Taksi Via GPS


Perusahaan taksi Blue Bird meluncurkan layanan penggunaan perangkat BlackBerry (BB) untuk pemesanan taksi. Melalui layanan ini, para pelangan BB dapat mengetahui keberadaan taksi yang dipesan dengan menampilkan posisinya melalui peranti global positioning system (GPS). Umumnya GPS telah dibenamkan dalam perangkat BB atau dengan memanfaatkan lokasi pemancar GSM terdekat.

Menurut Head of Public Relation Blue Bird Teguh Wijayanto, untuk mengaktifkan layanan ini pengguna BB harus mengunduh aplikasinya terlebih dahulu. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dari BlackBerry Application World. "Selanjutnya, untuk pemesanan, tinggal diklik-klik saja," kata Teguh saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa, 2 Agustus 2011.

Dia menjelaskan, dengan layanan ini, calon penumpang tidak perlu menghubungi operator, tetapi cukup mencari posisi taksi Blue Bird terdekat melalui peta yang terkoneksi dengan jaringan Blue Bird. Pelanggan akan dapat langsung terhubung dengan sopir taksi. Dengan begitu calon penumpang bisa mendapat kepastian waktu kedatangan taksi. "Jadi penumpang tidak lagi gelisah menunggu taksi datang tepat waktu atau tidak," jelasnya.

Sementara si sopir juga tidak perlu lagi berputar-putar mencari lokasi yang secara tak langsung, ini juga mendukung penghematan bahan bakar minyak. "Kemacetan juga menjadi sedikit berkurang," kata Bambang.

Dia mengatakan sistem ini sudah dijucoba selama satu bulan. Data terkahir, kata dia, sudah ada 60.000 pengunduh aplikasi BlackBerry for Blue Bird.

Rencananya, Blue Bird Group Taxi Reservation Application for Blacberry ini akan diresmilkan oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono pukul 15.30 nanti di kantor Blue Bird, Jakarta. 






Sumber : VivaNews 

Senin, 01 Agustus 2011

Dishub Siapkan 100 Taksi Baru Jelang SEA Games


Persiapan jelang pelasanaan SEA Games XXVI 2011 tersu dikebut Pemprov Sumsel. Tidak hanya pembangunan venues olahraga, sektor transportasi pun mendapat perhatian. Guna menunjang sarana tranportasi para atlet serta tamu peserta pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ini,, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal mendatangkan sebanyak  50-100 taksi berargo meter.

            Taksi yang berasal dari dua perusahaan taksi ternama di tanah air yakni PT Blue Bird dan PT Panorama ini, nantinya semakin menambah jumlah angkutan taksi argo di Kota Palembang, yang sebelumnya sudah ada sekitar 50 unit. Ditargetkan 3 bulan sebelum pelaksanaan SEA Games armada taksi argo ini sudah beroperasi di Kota Palembang.

 ”Memang sekarang kita masih proses penjajakan, namun terakhir waktu di Bali, pimpinan taksi Panorama, kemungkinan siap mendatangkan taksinya ke Palembang, termasuk juga Blue Bird,” ujar Kepala Bidang LLAJ dan Perkeretaan Dishubkominfo Pemprov Sumsel, Nofri Dalimunthe kemarin.

Saat ini, kata Nofri, jumlah tranportasi umum darat yang resepentatif di wilayah Kota Palembang masih kurang.”Dari data yang kami miliki jumlah taksi argo yang masih aktif beroperasi sekitar 50 unit. Tapi sayang mereka sifatnya mangkal dan tidak mobiel keliling kota,”tandasnya.

Bahkan hampir keseluruhan taksi tersebut juga banyak tidak memfungsikan lagi argo meternya.”Jadi sifatnya tawar menawar, cocok berangkat, tak cocok batal. Padahal secara aturam merekawa wajib semua mengunakan argo meter, walaupun jaraknya dekat atau jauh,”tukasnya.

Diharapkan, lanjut Nofri masuknya armada taksi argo baru nanti ke Palembang dapat memenuhi kebutuhan akan tranportasi darat tamu-tamu SEA Games.”Nanti taksi argo ini sifatnya mobile, tidak mangkal, sehingga kalau ada penumpang yang ingin cepat mendapatkan layanan dengan taksi argo, dapat dipenuhi,”ujarnya sembari menambahkan  beberapa taksi argo juga akan ditempatkan di bandara dan Venues SEA Games.




Kamis, 28 Juli 2011

Ganti Sopir dengan Pengemudi


Kemacetan, sopir ngetem, kendaraan berjalan zig-zag dan sopir ugal-ugalan kerap menjadi ungkapan kekesalan masyarakat Jakarta. Cap negatif dari masyarakat itu sebenarnya turut berperan melanggengkan atau mentolerir perilaku pengemudi selama ini sehingga mereka akan terus selamanya begitu. Walaupun tak sedikit pengemudi angkutan umum yang baik-baik, tapi seolah tenggelam dengan predikat negatif ‘supir’ ini. Untuk itu, Blue Bird bukan saja berhasil membangun usahanya namun juga mengangkat derajat profesi pengemudi yang selama ini dianggap menjadi warga kelas 3.

Dengan predikat ‘supir’ alias suka mampir, menjadi seseorang yang memiliki attitude baik, jujur, sopan, dan terlatih ’’Oleh karena itu, Blue Bird Group tidak pernah menggunakan kata ‘supir’, tetapi ‘pengemudi’. Sebab istilah ‘supir’ di Indonesia berkonotasi negatif. Mereka dianggap orang-orang yang hidup bebas, tak tahu aturan, dan dimana-mana suka ampir,’’ ujar Direktur Utama Blue Bird Group, dr H Purnomo Prawiro. Hal paling penting dalam memberikan layanan terletak pada unsur manusianya, terutama para frontliner, dimana di Blue Bird Group sebagian besar adalah pengemudi. Sebab, pengemudilah yang berhadapan langsung, memberikan pelayanan, dan berinteraksi dengan pelanggan.

Untuk menjadi seorang pengemudi Blue Bird Group professional, banyak tahapan yang harus dilalui, mulai dari proses rekrutmen, pelatihan, hingga evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas pelayanan. Selain mendapatkan pelatihan- pelatihan bersifat teknis, mereka (pengemudi) juga diberikan siraman rohani sehingga mereka paham betul apa tujuan mereka bekerja. Siraman rohani ini menjadi tuntunan moral, sesuai dengan landasan budaya perusahaan yaitu kejujuran, kerja keras, disiplin, dan kekeluargaan.

Sehingga diharapkan para pengemudi menjadi lebih faham serta mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Sebab, apa saja yang mereka lakukan, khususnya dalam bekerja, dampaknya bukan saja di dunia ini saja, namun juga di akhirat. Terkait dengan itu, perusahaan Group taksi biru memperlakukan pengemudi sebagai internal customer, yang harus dilayani sebaik mungkin oleh manajemen. Sebab, pada akhirnya para pengemudi ini juga akan memberikan layanan sebaik mungkin kepada external customer.




Armen Terpilih Jadi Sopir Teladan Tingkat DKI


Sopir ngantuk dan unggal-unggalan saat berlaluintas di jalanan menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan tertinggi. Mereka dituntut memiliki rasa tanggung jawab yang besar menjaga keselamatan calon penumpang dan pengguna jalan lainnya. 

“Saya berharap semua sopir angkutan umum di DKI Jakarta dapat mengikuti atauran yang ada sehingga keselamatan dan kenyamanan masyarakat maupun pemakai jalan lainnya dapat tercipta,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta U. Pristono, Rabu (27/7) saat menyerahkan penghargaan terhadap sopir teladan tingkat DKI Jakarta tahun 2011.

Kemacetan dan kesemrawutan di jalan juga menjadi salah satu persoalan utama dalam perkembangan pembangunan sekarang ini. Maka perlu dituntut rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap kondisi berlalu lintas di jalan raya.




Menurut dia, penilaian terhadap sopir teladan tingkat DKI Jakarta menjadi salah satu kegiatan yang harus ditingkatkan maupun dikembangkan dimasa mendatang. “Saya berharap mereka yang terpilih menjadi sopir teladan dapat memberikan ilmu dan contoh bagi sopir lain di DKI Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Blue Bird Group Teguh Wijayanto, mengakui untuk kegiatan penilaian sopir teladan tahun 2011 ini pihaknya berhasil memborong dua kategori penilaian yaitu kelompok bus wisata juara 1, 2 dan 3 serta kelompok taksi juara 1 dan 2. “Bahkan, Armen sopir taksi menjadi sopir teladan tingkat DKI Jakarta untuk mengikuti penilaian awak kendaraan umum tingkat Nasional tahun 2011,” ujarnya.






Sumber : Poskota.co.id

Senin, 25 Juli 2011

Bos Google Naik Taksi Temui Wapres


Mantan CEO Google yang kini menjadi Executive Chairman (Pimpinan Eksekutif) raksasa interntet tersebut, Eric Schmidt datang ke Istana Wakil Presiden Boediono, Jumat, dengan menggunakan taksi.

Eric bersama tiga orang rekannya datang sekitar pukul 10.50 WIB, menggunakan taksi Silver Bird Alphard warna hitam dengan nomor polisi B 1061 SUA. Eric diagendakan bertemu Wakil Presiden Boediono pada pukul 11.00 WIB.

Seperti diberitakan, Google berencana untuk berinvestasi ke Indonesia.

Negara yang dikenal dengan zamrud katulistiwa ini, dinilai memiliki pertumbuhan internet yang cepat.

Indonesia termasuk negara pengguna berbagai program internat terbesar seperti Google dan Facebook.

Eric menjadi CEO raksasa internet Google tersebut pada 2001-2011.

Pada 2011, Eric diangkat menjadi pimpinan eksekutif oleh dan menyerahkan jabatannya sebagai CEO kepada salah satu pendiri Google, Larry Page.

Semasa kempemimpinan Eric, Google tumbuh pesat dan menjadi raksasaa dunia yang hingga saat ini masih bertahan.

Meski tidak menjabat lagi sebagai CEO, Eric dengan jabatannya yang baru masih memberikan pendampingan disebutnya adult supervision.

Sebelum menjabat CEO Google, Eric Schmidt sudah makan asam garam di perusahaan teknologi.

Ia pernah menjabat sebagai CEO Novell dan Chief Technology Officer (CTO) Sun Microsystems.

Eric juga pernah menduduki jabatan dewan direksi di Appel pada 2006. Eric mengundurkan diri pada 2009 karena dinilai adanya konflik kepentingan antara dua raksasa IT tersebut.

Eric Schmidt


Majalah asal AS, Forbes memberitakan Eric Schmidt berhasil mengumpulkan kekayaan mencapai 7 miliar dollar AS sesuai data yang dilansir Forbes.

Tak lagi menjabat CEO, Eric Schmidt tetap di Google sebagai Executive Chairman yang akan lebih fokus pada transaksi, kemitraan, pelanggan, dan hubungan bisnis yang lebih luas.

Eric Emerson Schmidt lulusan Princeton University dan menyelesaikan master dan doktor di University of California Barkeley.







Sumber : AntaraNews

Rabu, 20 Juli 2011

Agustus Blue Bird Luncurkan Reservasi Melalui BB


Dalam meningkatkan layanan konsumen pengguna jasa angkutan taksi Blue Bird, dalam waktu yang tidak lama lagi perusahaan taksi ini akan mengembangkan layanan pemesanan taksi melalui smartphone Black Berry. 

Layanan reservasi BB itu menurut Head of Public Relation Blue Bird Group Teguh Wijayanto , Rabu (13/7/2011) dapat dinikmati baik dengan memanfaatkan perangkat Global Position System (GPS) diperingkat Black berry ataupun dengan memanfaatkan lokasi pemancar GSM terdekat.

Setidaknya nenurut Teguh layanan reservasi melalui smartphone Black Berry sudah dapat digunakan pengguna jasa angkutan taksi Blu Bird bulan Agustus mendatang.

Dalam ajang Indonesia Brand Champion Award, yang diselenggarakan MarkPlus, di Jakarta, bulan Juni lalu . Blue Bird berhasil meraih beberapa kategori penghargaan yang didapat antara lain Popular Taksi serta Taksi Terbaik di Jakarta dan Bandung.

Pemilihan erdasarkan survei kepada 634 responden di Surabaya, Bandung, Semarang, Jakarta, Medan, dan Makassar. "Selain kategori taksi, kami juga memilih kategori rental mobil, kargo, dan pesawat terbang," kata Taufik, mewakili MarkPlus.

Menurut Noni SA Purnomo, Vice President Business Development Blue Bird Group, armada taksi perusahaannya sudah beroperasi di delapan kota, yakni Jakarta, Bandung, Bali, Medan, Surabaya, Semarang, Cilegon, dan Palembang.

Hingga saat ini Blue Bird menurut Noni memilik 4000 unit armada diantaranya 750 unit dalam bentuk layanan taksi Silver Bird.






Sumber : TribunNews

Game Online

Taxi Truck

Play free Games - a game from Driving | Racing Games