Selasa, 31 Juli 2012

Kadishub Batam : Blue Bird Sudah Sangat Matang Dalam Pengelolaan Taksi


Kehadiran Blue Bird di Kota Batam ternyata didukung penuh oleh Kepala Dinas Perhubungan Zulhendri. Ia berharap dengan kehadiran Blue Bird di Batam pengelola taksi lainnya bisa berbenah dan bersaing untuk lebih baik. Blue Bird Sendiri diakui di Indonesia karena sudah memenuhi standar nasional bahkan internasional pengoperasian taksi.

Ia mengatakan Blue Bird sudah sangat matang dalam pengelolaan taksi. Dikatakan memenuhi standar nasional dan internasional, karena Blue Bird tertib administrasi dan managemen, memiliki pool, memiliki bengkel sendiri, ada asuransi tenaga kerjanya, dan sebagainya.

Sedangkan  standar operasional lainnya yang dimiliki Blue Bird adalah tidak berjadwal, tidak ngetem di tengah jalan, memakai argo riel, bersifat door to door atau tidak menaikkan dan menurunkan penumpang di tengah jalan, memiliki sistem komunikasi yang lengkap, memiliki call center dan ketentuan lainnya.

Berbeda dengan sejumlah pengelola taksi di Batam, menurut Zulhendri banyak pengelola taksi di Batam yang tidak memiliki ketentuan tersebut. “Banyak yang tidak pakai argo, bahkan jika perhatikan banyak juga taksi yang mengambil penumpang di tengah jalan, maka kita harapkan dengan kehadiran Blue Bird ini, teman-teman pengelola taksi lainnya bisa berbenah,”katanya.

Sementara itu dalam beroperasi, armada yang digunakan harus memiliki standar fisik di antaranya harus memiliki mahkota taksi, harus memiliki cat berwarna menandakan identitas taksi, lambang koperasi di sebelah kiri dan kanan pintu depan, memiliki nomor taksi di dekat pintu, dan sopirnya harus berseragam.

Yang paling penting adalah semua sopir Blue Bird memiliki Kartu Identitas Pengemudi yang diletakkan di dasboard bagian depan. “Seharusnya semua sopir harus memiliki kartu identitas ini. Selain itu nomor armada merupakan suatu keharusan. Ini untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada penumpang. Di mana jika terjadi tindakan kriminal di dalam taksi, penumpangnya bisa langsung mengenal sopirnya, atau nomor taksinya,”kata Zulhendri.

Zulhendri mengatakan semua syarat-syarat tersebut sudah dimiliki Blue Bird, jadi tidak ada alasan baginya untuk tidak memberikan izin operasi terhadap taksi tersebut. Menurutnya ini juga sangat penting demi kenyamanan para penumpang yang ada di Batam terlebih Batam merupakan daerah Pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan manca negara, sehingga transportasi itu menjadi hal yang sangat penting.

“Saya yakin teman-teman pengelola taksi lainnya yang belum memenuhi semua standarisasi, dengan kehadiran Blue Bird akan membuat taksinya mampu bersaing denganBlue Bird. Makanya saya sangat mendukung Blue Bird di Batam,” kata Zulhendri. 


Sumber : Riaupos

Kamis, 26 Juli 2012

Dishub Kota Batam Cabut Izin 6 Operator Taksi


Dinas Perhubungan Kota Batam, Kepulauan Riau, selama tahun 2012 ini, telah mencabut izin enam operator taksi karena tidak memiliki kantor dan manajemen jelas.

"Mereka terpaksa kami cabut izinnya karena tidak memiliki manajemen dan kantor yang jelas sesuai dengan ketentuan," kata Kepala Dinas perhubungan (Dishub) Batam Zulhendri di Batam, Rabu (25/7).

Pencabutan izin tersbeut, kata Zukhendri, sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan Raya dengan Kendaraan Umum.

Selain itu, pencabutan izin dilakukan juga karena para supir taksi tersebut tidak memiliki kartu identitas pengemudi (KIP), yang disyaratkan bagi setiap perusahaan taksi.

Zulhendri mengatakan, penetapan kebutuhan kendaraan angkutan umum nontrayek, khususnya taksi, juga sudah tercantum dalam Surat Keputusan Wali Kota Batam No.220/2011.

"Untuk mendapatkan KIP harus bergabung menjadi anggota dulu. Syarat lainnya juga harus ada surat rekomendasi dari perusahaan. Tetapi yang enam itu (armada taksi, red) sudah tidak ada lagi manajemennya," kata dia.

Ia mengatakan, sebelum enam operator taksi tersebut dicabut, di Batam ada 26 operator taksi. Sebanyak 20 operator sisanya, saat ini memenuhi ketentuan pemerintah.

Zulhendri mengatakan, berdasarkan survei kebutuhan taksi di Batam mencapai 3.000 unit. Sedangkan saat ini yang ada baru sekitar 2.300 unit yang dikelola 20 operator.

Dalam waktu dekat, kata dia, akan diisi taksi Blue Bird yang semua izinnya sudah dikeluarkan Pemerintah Kota Batam.

"Untuk tahap awal akan ada 300 taksi yang beroperasi secara bertahap. Semua izin sudah keluar, tinggal menunggu armadanya saja," kata dia.

Ia mengatakan, awalnya ada lima perusahaan taksi yang ingin masuk ke Batam, namun setelah diseleksi hanya Blue Bird yang memenuhi syarat yang ditentukan Pemerintah Kota Batam.


Sumber : MetroNews

Senin, 23 Juli 2012

Hyundai Segera perkenalkan 2 varian baru di Solo


Hyundai mobil segera meluncurkan dua varian baru untuk sedan dengan nama Excel III Taxi dan MPV premiun Starex Mover yang akan dipasarkan di wilayah Soloraya setelah Lebaran, dari sebelumnya telah diperkenalkan di Jakarta.

Branch Manager Hyundai Solo, Hendro W Suryono mengatakan kehadiran varian baru taksi bakal kian memperkuat pangsa pasar Hyundai di kelas niaga taksi. Sebelumnya di kelas yang sama, Hyundai memiliki Excel I dan Excel II.

Kini hadir Excel III yang diyakini akan menjadi pilihan pengusaha taksi karena sudah dilengkapi fasilitasdarui sebelumnya. Excel III dibandrol dengan harga Rp150 juta per uit off the road.

“Secara nasional inden Excel III sudah mencapai 500 unit pesanan dari unit perusahaan taksi terkemuka,” ujarnya.

Di Solo, pihaknya pun mulai mempertimbangkan untuk menjajaki kerja sama dengan pengusaha pengelola taksi lokal. Bahkan sebelumnya, Hyundai telah bekerja sama dengan sejumlah pengusaha taksi untuk menjual varian terdahulunya, Excel I dan Excel II.

Sementara itu, MPV Starex Mover yang menggunakan mesin disel diproduksi , disiapkan untuk konsumen yang membutuhkan mobil kelas MPV kelas atas.

Mobil ini juga cocok digunakan untuk pelaku bisnis travel dan rental. Starex Mover ditawarkan dengan harga Rp300 juta on the road. “MPV ini kami yakin akan punya pangsa pasar tersendiri karena harganya terjangkau, tapi fasilitas sekelas MPV premiun,” tuturnya.

Pada bagian lain, untuk memberikan fasilitas pada pelanggan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2012, Hyundai membuka program Clinic Service pada 23-28 Juli hari Senin-Sabtu.

Kepala Bengkel Hyundai Solo, Agus Jayanto, menjelaskan Clinic Service ditujukan bagi pengguna Hyundai yang menginginkan general check up dan konsultasi secara gratis. Pihaknya telah menyiapkan tambahan seorang teknisi senior dari kantor pusat dan seorang konsultan.

“Pengguna Hyundai tahun berapa pun bisa mendapatkan layanan ini gratis. Ini untuk memastikan bahwa kendaraan mereka dalam kondisi siap untuk dipakai mudik. Jangan sampai mobil tidak dalam kondisi fit saat dibawa pulang kampung,” tuturnya.


Sumber : Bisnis

Pendatang di Pekanbaru Keluhkan Taksi Tanpa Argo


Pendatang mengeluhkan keberadaan sejumlah operator taksi di Kota Pekanbaru, Riau, tanpa mengunakan argo. Akibatnya, tarif yang berlaku hanya kesepakatan yang dinilai mahal dibandingkan dengan moda transportasi sejenis di Jakarta.

"Saya harus membayar ongkos taksi Rp 120.000 dari Umbansari, Kecamatan Rumbai, menuju Pasar Cik Puan di Jalan Tuangku Tambusai," kata Iwan (35) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara, ditemui di Pekanbaru, Sabtu (21/7/2012).

Iwan menyebutkan, ketika memberhentikan taksi di Umbansari yang kebetulan lewat tanpa penumpang, langsung minta untuk mengantarkan ke Pasar Cik Puan. Setelah tiba di lokasi tujuan, sopir meminta Rp 120.000.

Padahal, ketika baru naik taksi itu sopir menyebutkan tidak perlu mengunakan argo, dengan kesepakatan cukup membayar Rp 70.000 seperti dari Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, ke tempat lainnya.

Namun ketika sampai pada tujuan, katanya, sopir taksi enggan menerima Rp70.000 dan malahan meminta Rp 140.000 dengan alasan jaraknya dua kali lipat dari bila dibandingan dari bandara. Akhirnya pengurus salah satu cabang olahraga di DKI Jakarta itu memberikan sebesar Rp 120.000.

Masalah serupa juga disampaikan Rudi (38) penduduk Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, yang terpaksa membayar taksi di Pekanbaru sebesar Rp100.000, padahal hanya melayani rute jalan Ahmad Yani menuju Pelabuhan Sungai Duku.

Rudi tidak mau ribut menyangkut tarif taksi. Namun ia menyarankan sebaiknya operator menyediakan argo, agar tidak memberatkan penumpang.
   
Gubernur Riau, Rusli Zainal, menyatakan kecewa karena banyak tamu yang melaporkan tentang pelayanan taksi di Pekanbaru, yang tidak mengunakan argo sebagai petunjuk pembayaran.

Gubernur mengatakan bahwa pada Kualifikasi Piala Asia (AFC) U-22 banyak peserta yang kecewa, karena sopir taksi tidak mau memasang argo ketika membawa penumpang.

Menurut Rusli hal itu tentu menjadikan perhatian serius bahwa masalah transportasi terutama taksi harus mengunakan argo. "PON harus sukses. Tentu salah satunya bidang tranportasi bagi offisial atau tamu. Jika taksi tidak punya argo tentu tamu kecewa," katanya.


Sumber : Kompas

Jumat, 20 Juli 2012

Taksi Blue Bird Ditunggu di Pekanbaru


Jelang PON yang akan datang, Dishub tidak main-main dalam menertibkan taksi argo di Pekanbaru sebagai tuan rumah. Bahkan rencana kedatangan taksi Blue Bird yang pelayanannya menjadi primadona di beberapa kota besar memastikan diri akan masuk dan beroperasi di Pekanbaru, karena itu Dishub mengimbau agar semua taksi menggunakan argo.

"Kita tak ingin ada demo, karena selama ini kita sudah meminta pemilik taksi ini menerapkan sistem argo. Namun, nyatanya mereka masih menggunakan sistem nego kepada penumpangnya. Kita lihat saja di bandara itu, selain Riau Taksi, hampir seluruh taksi lainnya tidak mengunakan sistem argo," ungkap Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Syafrudin Sayuti ketika dikonfirmasi di Kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (4/7).

Selama ini menurut Sayuti, pihaknya telah menginformasikan kepada pemilik taksi yang ada di Kota Pekanbaru, agar menggunakan sistem argo. Namun, hingga saat ini pihak taksi belum mengindahkan imbauan tersebut. Jika memang Pemko mencari tambahan armada yang nyaman, maka taksi yang ada tidak perlu marah atau kecewa, apalagi berdemo.

Diterangkannya lebih lanjut, kondisi taksi di Pekanbaru hingga saat ini, diketahui lebih dari 50 persen tidak menggunakan argo dengan total lebih dari 500 unit.

Walikota Minta Taksi Blue Bird Segera Beroperasi di Pekanbaru
Pesatnya perkembangan kota Pekanbaru saat ini, dinilai walikota belum diimbangi dengan angkutan umum yang memadai terutama pada armada taksi. Terlebih pada tahun ini dan tahun mendatang, Pekanbaru akan menggelar iven olahraga tingkat nasional/ tingkat internasional. Meningkapai hal itu walikota memberikan peluang kepada pengelola taksi dari luar daerah, untuk mengembangkan usahanya di Pekanbaru, seperti perusahaan taksi bleu bird dari Jakarta.

Walikota Pekanbaru Firduas, Selasa (7/7/12) kepada riauterkini mengatakan, saat ini Pemko menunggu kehadiran taksi blue bird dari Jakarta untuk segera beroperasi di Pekanbaru. Bahkan walikota meminta kepada pihak pengelola taksi blue bird, sebelum pelaksanaan PON ke XVIII September mendatang, mereka diminta sudah membawa taksinya ke Pekanbaru. “ Seperti yang kita ketahui bersama di Pekanbaru ini masih minim angkutan umum, terlebih jenis angkutan taksi. Sehingga membuat taksi yang ada terkadang beroperasi seenaknya saja, “ ujar walikota.

Dilanjutkan walikota jika mengacu kepada jumlah penduduk Pekanbaru, yang sudah mencapai satu juta jiwa. Belum lagi adanya iven-iven yang bersekala nasional/ internasional. Idealnya tersedia angkutan taksi sekitar 1000/800 mobil, sementara saat ini taksi yang tersedia hanya sekitar 600 taksi. “ Kalau mengacu kepada jumlah penduduk, serta pelaksanaan iven atau cara yang sering diadakan disini. Sedikitnya harus tersedia 1000/800 taksi yang beroperasional setiap harinya, tapi saat ini baru ada sekitar 600 taksi, “ jelasnya.

Ditambahkan walikota tidak ingin pada saat pelaksanaan PON nanti, terjadi kekurangan angkutan umum terutama armada taksi. Pemko sudah meminta langsung agar pengelola taksi blue bird, segera membawa taksinya ke Pekanbaru untuk dioperasionalkan. “ Untuk mengantisipasi kekurangan diatas, saya sudah meminta langsung agar taksi blue brid segera dibawa kesini dan dioperasionalkan. Setidaknya sebelum PON mereka menimal sudah membawa 50 unit taksi ke Pekanbaru, “ tutur walikota.


Sumber : halloriauriauterkini

Taksi Blue Bird Segera Hadir di Batam


Dalam waktu dekat jumlah angkutan umum di Batam akan bertambah. Sedikitnya 500 unit taksi dari Blue Bird Group akan meramaikan jasa angkutan umum di Batam. Dalam memberikan pelayanannya, Blue Bird akan berorientasi kepada pelayanan on call.

Sutrisno, staff management blue bird mengatakan peluncuran mengatakan peluncuran blue bird ini digelar 1 Agustus mendatang.Untuk sementara hanya sekitar 50 taksi yang akan beroperasi dan masih dalam  tahap delivery.

“Untuk tahap pertama, kita akan mengoperasikan 50 taksi di Batam dan sekarang sudah dalam tahap pengiriman, kalau tak ada halangan awal bulan depan akan kita adakan launching,sementara sisanya masih menunggu, tetapi yang jelas kita targetkan di sini akan beroperasi sekitar 500 unit”kata Sutrisno.

Taksi yang akan dioperasikan Blue Bird di Batam yakni jenis Toyota Limo terbaru keluaran 2012. Untuk kota Batam sendiri, blue bird sendiri menyediakan mobil keluaran terbaru demi pelayanan yang lebih baik kepada konsumen atau pengguna jasa taksi di Batam.

Untuk beroperasi, management Blue Bird akan berorientasi kepada layanan on call. Warga yang ingin menggunakan jasa layanan blue bird nantinya cukup hanya menelepon managemen dan akan langsung dilayani. “Nanti kita akan membuat nomor pusat layanan, jadi warga atau konsumen tinggal menghubungi kita dan akan langsung kita layani,”kata Sutrisno.

Kantor cabang Blue Bird di Batam nantinya berada di Barelang Concert Court di samping kantor Ditpam BP Batam. Saat ini perkantoran tersebut sedang dalam tahap renovasi. Terlihat puluhan pekerja di sana sedang meratakan lahan untuk tempat parkir taxi nantinya.

“Setelah beroperasi setiap hari nantinya, semua mobil harus pulang ke kantor ini. Kan semua mobil itu harus dicuci dulu. Intinya kita akan membuat pelanggan senyaman mungkin,”kata Sutrisno.


Sumber : batampos

Blue Bird Tingkatkan Layanan Dengan Penambahan Armada & Seragam Batik


Taksi Blue Bird berencana menambah 500 armada lagi tahun ini. Penambahan armada ini melengkapi 1500 unit armada Blue Bird yang selama ini beroperasi di Surabaya.

GM Area Surabaya Blue Bird Group Ateng Aryono mengatakan, investasi setiap unit sekitar Rp 160-170 juta. "Untuk taksi golden atau premium akan dihadirkan 15 unit Toyota Alphard, Mercy E-200 dan Mercy Viano. Jumlah armada taksi premium selama ini baru 15 unit Mercy Viano," katanya di sela persemian seragam batik Blue Bird di Taman Surya, Kamis (19/7/2012).

Pengoperasian armada baru tersebut saat ini sedang menunggu izin operasional. "Kalau suplainya sudah disiapkan tapi memang bertahap, diharapkan setelah izin operasi turun armadanya langsung siap," imbuhnya.

Sampai akhir tahun, Blue Bird akan menambah jumlah pangkalan taksi dari 50 menjadi 60-70 titik lagi. "Pangkalan terbesar adalah hotel bintang 4 dan 5 dengan share 70 persen, sisanya office building, mal, sekolah dan rumah sakit," ujarnya.

Terkait pergantian seragam sopir Blue Bird menginvestasikan tak kurang dari Rp 900 juta untuk 2500 sopir dan 500 karyawannya di Surabaya. Armada Blue Bird secara nasional saat ini mencapai 25.000, jumlah incoming call per hari rata-rata 12.000 panggilan.

"Soal tarif masih belum ada perubahan di semester II/2012 ini karena pengoperasian taksi ini fully regulated," imbuhnya. 

Seragam Batik
Meningkatkan pelayanan memasuki bulan puasa, taksi Blue Bird mengganti seragam para pengemudi armadanya dengan batik, dari semula hanya berwarna biru polos.

Seragam batik tersebut didesain khusus oleh designer internasional Chossy Latu beerjasama dengan rumah batik Danar Hadi.

GM Area Surabaya Blue Bird Grup Ateng Haryono mengatakan, penggantian seragam ini sebagai bentuk manifestasi dan pelestarian budaya tentang batik.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini (2 kiri), mencermati lukisan batik di bagian depan mobil taksi Blue Bird, saat launching seragam batik untuk pengemudi Taksi Blue Bird di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Kamis (19/7). Seragam batik untuk pengemudi taksi Blue Bird tersebut, sebagai salah satu upaya untuk mendukung pariwisata di Surabaya. FOTO ANTARA/Eric Ireng/nz/12
 
"Kami sekaligus ingin memperkenalkan budaya bangsa kepada para pengemudi terutama wisatawan yang menaiki armada kami," katanya di sela persemian seragam batik Blue Bird di Taman Surya, Kamis (19/7/2012).

Blue Bird hadir di Surabaya kali pertama sejak 1997 dengan 100 armada, saat ini setelah 15 tahun beroperasi telah memiliki 1500 armada dengan 3000 pengemudi dan karyawan dan 70 persennya adalah warga Surabaya.


"Surabaya sebagai kota jasa dan perdagangan menjadi kota penentu roda bisnis kami, itu sebabnya kami juga ingin mengoptimalkan layanan salah satunya melalui perbaikan penampilan pengemudi armada kami," imbuhnya.

Lebih jauh Ateng menjelaskan, susunan motif batik dalam seragam ini didasari warna dasar Blue Bird yang berarti jujur, disiplin, pekerja keras, dan kekeluargaan untuk kesejahteraan bersama. Desain bagian bawah adalah susunan motif siluet burung berjajar rapi dan teratur yang melambangkan etos kerja dan konsistensi dalam segi mutu manajemen dan layanan. Sementara, motif nyeplok lingkungan memiliki filosofi empat penjuru menyebar, lambang perusahaan sarana transportasi yang terdepan.

Seragam perusahaan yang berdiri sejak 1972 ini juga memiliki motif padi dan kapas yang melambangkan sandang dan pangan. "Pemilihan batik adalah hal yang tepat karena nilai filosofis yang dikandangnya dan menjadi kredo atau semangat menjalankan tugas keseharian," paparnya.

Pada peluncuran seragam baru ini, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menumpang taksi berkeliling halaman ditemani pengemudi wanita. Menuruta Risma, upaya Blue Bird sejalan dengan program Pemkot, yakni "Sparkling Surabaya".

"Banyak wisatawan mancanegara dan domestik yang datang ke Surabaya. Nah, pengemudi adalah ujung tombak pariwisata," tukas Risma.




Sumber : TribunNews - indah

Senin, 16 Juli 2012

Blue Bird Group Peduli Sungai Ciliwung



Dalam rangka menjadikan sungai Ciliwung sebagai salah satu ekowisata di Jakarta, Blue Bird Group bekerjasama dengan komunitas Ciliwung Condet mengedukasi masyarakat untuk melestarikan lingkungan sekitar sungai Ciliwung dengan berbagai kegiatan berunsur pendidikan.

“Selain untuk menjadikan sungai Ciliwung sebagai ekowisata, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pelestarian lingkungan, sekaligus memperlihatkan kerusakan yang terjadi di sekitar sungai dan memberikan solusi mengenai upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kerusakan tersebut,” Noni Purnomo, Vice President Business Development Blue Bird Group, mengatakan.

Noni mengatakan bahwa sungai ini dianggap sungai yang paling parah mengalami kerusakan dibandingkan sungai-sungai lain yang mengalir di Jakarta, untuk itu sebagai perusahaan yang peduli lingkungan, Blue Bird Group ingin membantu memberikan solusi untuk mengatasi kerusakan tersebut.

Dari 13 sungai yang mengalir di Jakarta, sungai Ciliwung memiliki dampak yang paling luas ketika musim hujan karena sungai Ciliwung mengalir melalui tengah kota Jakarta dan melintasi banyak perkampungan, perumahan padat dan pemukiman kumuh.

“Sungai Ciliwung dapat digunakan sebagai penampung resapan air tanah, terutama di musim kemarau seperti sekarang ini,” Kodir, Ketua Komunitas Ciliwung, menambahkan.

Kodir menjelaskan bahwa sungai Ciliwung merupakan sungai yang relatif lebar dan melewati banyak kota, serta banyak dimanipulasi untuk mengendalikan banjir sehingga perlu dijaga kebersihannya.

Setiap kali banjir melanda Jakarta, orang selalu menghubungkan dengan sungai Ciliwung dan anak-anak sungainya. “Sungai-sungai di Jakarta memang sudah dianggap merupakan tempat pembuangan sampah yang paling murah dan tanpa peduli dampaknya, pembuangan sampah terus saja terjadi,” kata Kodir.


Selain itu, Noni juga menambahkan bahwa kegiatan yang mengusung tema Green Social for Save Ciliwung ini juga diadakan agar masyarakat dapat mengenal lebih dalam budaya, adat istiadat dan kuliner Betawi.

Kegiatan yang akan dilakukan, antara lain pelatihan untuk membuat kerajinan kertas, atraksi silat betawi dan atraksi ular Sioux.

Kegiatan susur desa dan susur sungai juga akan dilakukan agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat daerahnya. Selain itu, juga akan diadakan lomba fotografi dan lomba menulis untuk para wartawan dan blogger.


“Sungai Ciliwung sangat cocok untuk dijadikan ikon karena sungai Ciliwung memiliki peran besar untuk lingkungan Jakarta,” Teguh Wijayanto, Head of Public Relations Blue Bird Group, menambahkan disela-sela kegiatan bersama masyarakat Condet, Jakarta Timur.

Pada masa lampau sungai Ciliwung merupakan sumber kehidupan utama masyarakat karena berbagai aktivitas dilakukan disini, mulai dari keperluan rumah tangga sehari-hari hingga jalur perdagangan internasional. Sungai Ciliwung sudah berperan dari jaman purba, ketika manusia prasejarah menghuni Jakarta. 





Sumber : facebook

Taksi Porsche Berkeliaran di Senayan


Ramai dibicarakan di jejaring sosial Twitter, ada taksi Ferari jenis Modena 360 dan Porche jenis Boxster S berkeliaran di jalan raya Jakarta. Dari pantauan Kompas.com, sabtu siang  kedua mobil tersebut terlihat di kompleks olahraga Senayan, tepatnya di depan Gedung JCC, Jakarta, Sabtu (14/7/2012).

Keberadaan taksi yang tidak biasa tersebut turut menarik minat para pengunjung Senayan untuk sekadar ingin tahu atau berfoto bersama.

Guna menarik minat pengunjung Senayan sekaligus promosi, sesekali pengemudi kedua mobil itu melakukan test drive dengan kecepatan sekitar 100 km per jam di depan halaman parkir Gedung JCC yang saat itu belum ramai. Kemudian mereka memarkirkan taksi mewah tersebut.
Namun, saat ditanya lebih lanjut, kedua pengemudi tersebut enggan memberikan informasi secara detail. Ia hanya menyarankan untuk membuka situs perusahaannya yakni, www.mmhidupituindah.com, atau memantau di Twitter @mm_cab dan Facebook mmcab bila ingin mengetahui informasi tentang taksi supercar ini.

"Maaf Mas, saya belum bisa bicara banyak tentang hal ini, tetapi nanti datang ke acara launching mmcab ini pada 18 Juli 2012 di EX Plaza Indonesia pukul 10.00 WIB," kata si pengemudi.

Dari informasi sebelumnya, taksi supercar ini  masih menjalankan program promosi dengan menggratiskan tumpangan. Jika ingin mencicipi, perusahaan itu menjelaskan, terdapat beberapa pick-up point di sejumlah kawasan di Jakarta.

Di antaranya Gandaria City, Pondok Indah Mall, Senayan City, SCBD, Cilandak Town Square, Mall Taman Anggrek, Central Park, RCTI, Grand Indonesia, Plaza Ex, Wisma Nusantara, Mall Kelapa Gading, Mega Kuningan, Pasar Festival, Mall Ambassador, dan Plaza Semanggi.

MMCab juga mengisyaratkan bahwa program naik supercar taksi ini masih gratis hingga 18 Juli mendatang. Kelak jika sudah resmi dioperasikan, tarif MMCab sekali buka pintu mencapai Rp 100.000.



Sumber : Kompas

Jumat, 22 Juni 2012

Armada Taksi Ibu Kota Perlu Peremajaan

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono

Jumlah taksi yang beredar di Indonesia sudah cukup memadai. Meski demikian, banyak di antaranya dinilai tidak layak beroperasi. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/6/2012), menegaskan pihaknya akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap taksi-taksi yang beroperasi di Jakarta.

"Armada taksi yang sudah tidak layak harus segera diremajakan. Kita selalu mengadakan operasi untuk taksi yang tidak layak jalan, apalagi sopir tembak," ujar Udar Pristono.

Ditambahkan olehnya, peremajaan akan berpengaruh terhadap tingkat keselamatan para pengguna jasa transportasi tersebut. Selain itu, beroperasinya taksi-taksi tak layak hanya menambah tingkat kemacetan di Jakarta.

"Kalau bodinya saja sudah 'korengan' mana ada yang mau naik. Jika perusahaan yang baik, sudah pasti segera meremajakan karena otomatis akan meningkatkan pendapatan," ujar Pristono.

Ia memuji langkah perusahaan taksi yang berani mengembangkan taksi kelas premium berukuran besar. Pristono menilai penggunaan kendaraan dengan daya angkut lebih besar atau jumlah kursi lebih banyak akan berpengaruh terhadap penggunaan kendaraan pribadi dan lebih jauh pada kemacetan.

"Kan yang menggunakan taksi premium kebanyakan punya kendaraan pribadi. Nah kalau mereka kolektif naik taksinya, sudah pasti penggunaan kendaraan pribadi dijalan berkurang," katanya.

Apalagi, lanjut Pristono, perusahaan taksi seharusnya bisa memberikan rasa aman, nyaman, dan ketepatan. Dengan layanan yang kian profesional, ia meyakini akan lebih banyak orang yang menggunakan jasa taksi untuk kebutuhan bisnis, kerja, rekreasi, maupun personal.

"Sekarang baru beberapa perusahaan yang mempunyai armada dengan fasilitas pendukung canggih, seperti GPS dan alat pemanggil digital. Mudah-mudahan kedepannya akan lebih banyak lagi," harap Pristono.

Saat ini jumlah armada taksi yang beredar di jalanan Jakarta sekitar 27 ribu unit. Ia memastikan tidak akan ada penambahan armada maupun unit taksi. Yang patut dilakukan adalah peremajaan atas kendaraan yang tak layak operasi. 
 
 
 
Sumber : Kompas
 

Jumat, 15 Juni 2012

Ada Taksi Panda Berkeliaran di London

Taksi Panda (china.org.cn)


Kota London di Inggris punya taksi khas berwarna hitam. Tapi selama Olimpiade 2012 berlangsung, para turis akan menemukan puluhan taksi yang dicat hitam-putih serta bergambar panda!

Sebagai tuan rumah Olimpiade 2012, London punya sejuta hal baru untuk menyambut wisatawan, tak terkecuali transportasinya. Mulai 1 Juni lalu, para turis dikagetkan oleh penampakan taksi bercat hitam-putih. Taksi-taksi hitam khas London rupanya telah disulap dengan motif dan gambar panda yang menggemaskan!

Mengutip situs CNNGo, Senin (11/6/2012), ini adalah bentuk promosi pariwisata Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan di barat daya China. Chengdu merupakan habitat alami panda raksasa yang merupakan hewan terancam punah. Program bertema "Panda cabs running for the Olympics" ini juga sekaligus memperkenalkan Chengdu sebagai destinasi wisata.

Ada 50 taksi panda yang berkeliaran di Kota London selama Olimpiade 2012. Tiga puluh di antaranya dicat full hitam-putih untuk memperlihatkan bentuk asli panda. Sementara dua puluh taksi lain dipenuhi gambar kartun panda di kedua sisinya.

Taksi panda ini banyak ditemui di pusat Kota London, untuk mengantar para penumpang berkeliling kawasan wisata seperti Buckingham Palace, Marble Arch, Trafalgar Square, dan Piccadilly Circus.

Oh ya, tahukah Anda siapa yang jadi model video promosi taksi panda ini? Adalah tiga orang yang mirip dengan Pangeran William, Putri Kate, dan Sang Ratu Inggris! Dalam video lucu berdurasi dua menit, diceritakan taksi panda menyelamatkan trio keluarga kerajaan itu dari keterlambatan perayaan Diamond Jubilee.

Ayo naiki salah satunya, sebelum Olimpiade berakhir pada 31 Agustus mendatang!


Sumber : detik

Kamis, 07 Juni 2012

Nissan Leaf Dijadikan Taksi Proyek Percontohan Di Brasil

Sosok Leaf jadi taksi di Sao Paulo, Brasil

Pemerintah Kota Sao Paulo bekerjasama dengan Renault-Nissan, AES Eletropaulo (perusahaan listrik) dan Asosiasi Armada Taksi Sao Paulo (Adetax) mulai mengoperasikan dua unit Nissan Leaf yang dijadikan taksi sebagai proyek percontohan. Langkah ini merupakan realisasi nota kesepahaman yang ditandatangani ketiga pihak, Juni tahun lalu. Isinya, berupa pemakaian mobil listrik murni di ibukota negara.

Kedua taksi Leaf akan beroperasi di  jalan-jalan tertentu di Sao Paolo. Setiap konsumen yang mau merasakan sensasi mobil listrik, bisa langsung menggunakan moda transportasi ini seperti taksi umum lain.

Taksi tersebut dikendarai pengemudi profesional yang mengetahui kebutuhan mobilitas kaum urban di Ibukota Brasil ini. Sehingga, konsumen juga bisa mengetahui informasi kelebihan penggunaan mobil listrik dari si pengemudi. Setelah satu semester, jumlah Leaf yang dioperasikan akan ditambah delapan unit lagi sehingga total 10 unit.

Dalam pengoperasiannya, telah disiapkan 15 titik pengisian baterai, lima di antaranya punya kemampuan "charging" cepat, butuh waktu 30 menit dari kosong sampai penuh,  yang disiapkan AES Eletropaulo. 

"Ini merupakan kontribusi kami dalam pengembangan lingkungan bagi masyarakat. Melalui inovasi dan teknologi, kami bisa memberikan pengaruh baik pada lingkungan dan populasi," beber Britaldo Smith, President Energy Company AES Brasil.

Dari seluruh persiapan menunju moda transportasi yang ramah lingkungan di atas, sayang Pemerintah Sao Paulo tidak menjelaskan lebih lanjut salah satu yang paling dibutuhkan konsumen. Berapa argo yang harus dibayar waktu buka pintu?


Sumber : Kompas

Rabu, 06 Juni 2012

Taksi Gelap Masih Marak di Semarang


Taksi gelap tidak menggunakan argo meter masih marak ditemukan di Kota Semarang dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) kota setempat mencatat ada sekitar 500 armada taksi dan angkutan kota yang perlu dikandangkan.

"Kendaraan tersebut harus dikandangkan karena tidak menggunakan argo meter, STNK mati, dan lulus KIR," kata Ketua DPC Organda Kota Semarang Deddy Sudiardi.

Deddy mengatakan sebenarnya pihaknya telah meminta kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Semarang untuk menindak tegas kasus tersebut.
"Dishubkominfo dapat memberikan sanksi yakni tidak lagi memberikan izin jalan atau operasional untuk kendaraan yang tidak layak," katanya.

Total angkutan di Kota Semarang sebanyak 2.000 unit dan taksi ada 1.800 unit. Dari total armada tersebut, lanjut Deddy, 40 persen di antaranya tidak lagi memenuhi syarat untuk beroperasi dan harus dikandangkan.
Untuk menekan angka kendaraan yang tidak laik jalan, Deddy menegaskan bahwa selama ini Organda rutin mengimbau kepada pengusaha untuk selalu memperhatikan umur kendaraan dan memperbaiki armadanya serta harus lulus uji kelayakan kendaraan.
"Sementara untuk masyarakat pengguna, kami mengimbau terus waspada dan jika mengetahui atau menjadi korban seharusnya segera melaporkan ke Dishubkominfo dengan tembusan Organda," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Cahaya (32) warga Semarang Selatan mengaku menjadi korban penipuan yang dilakukan taksi yang tidak mengunakan argo meter. "Begitu masuk kendaraan, awalnya argo meter dinyalakan. Akan tetapi setelah kendaraan jalan sekitar 500 meter, argo dimatikan dengan alasan rusak. Sejurus kemudian sopir taksi meminta kepada penumpang harga di luar kewajaran," katanya.




Sumber : Republika

Senin, 04 Juni 2012

Toyota Mark X Menyusul untuk Taksi Premium


Toyota Indonesia (PT Toyota Astra Motor /TAM) segera memasarkan Mark X yang masuk ke segmen sedan menengah. Model diimpor secara utuh atau CBU dari Jepang untuk memenuhi permintaan perusahaan taksi di Indonesia.



Jodjana Jody, Chief Executive Officer PT Astra International Tbk - Toyota Sales Operation (Auto2000) mengatakan, untuk tahap awal permintaan   datang dari perusahaan taksi. Artinya, pemasaran bukan ekslusif untuk satu perusahaan taksi, juga bisa juga yang lain. "Untuk tahap awal 500 unit sudah dipesan," jelas Jody.

Mark X mengisi segmen di atas Camry karena punya kelengkapan fitur yang lebih mewah. Untuk harga, Toyota masih belum mau membocorkan. "Tapi lebih mahal dari Camry," tutup Jody.

Mark X merupakan sedan menengah Toyota khusus untuk pasar Jepang sejak 2004 dan kini sudah mencapai generasi kedua. Mesin yang digunakan terdiri dari pilihan, 3.0 liter dan 2.5 liter. Untuk Indonesia, TAM memasarkan Mark X dengan mesin 4GR-FSE,2.5 liter V6, transmisi 6- percepatan otomatis. Mobil ini diproduksi menggunakan platform yang sama dengan Camry. Bedanya, Mark X adalah mobil  gerak roda belakang,  sedangkan Camry roda depan.


Sumber : Kompas

Game Online

Taxi Truck

Play free Games - a game from Driving | Racing Games