Senin, 28 November 2011

Zahida Kasmi, Sopir Taksi Wanita Pertama di Pakistan


Seorang wanita Pakistam, Zahida Kasmi muncul sebagai sopir taksi wanita pertama di Pakistan. Pada usia 52 tahun wanita itu telah mengemudikan taksi ke hampir pelosok di Pakistan, dari kawasan sesak di pasar sampai di tengah perkampungan suku asli di pedalaman terpencil di negara itu.

Pada tahun 1992, sewaktu berumur 33 tahun, Zahida yang pada saat itu baru bergelar seorang “Janda” membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya dengan menjadi seorang sopir taksi, yang pada saat itu, pekerjaan ini didominasi oleh kaum pejantan Pakistan, dan terkesan aneh dimana perempuan yang menjadi orang bertipe pekerja.

Dilahirkan dari keluarga dan masyarakat yang berfikiran konservatif, dia menentang kedzaliman keluarganya dikarenakan tidak ada pilihan atau sokongan untuk membiayai kehidupan enam orang anaknya.

Zahida mengambil kesempatan untuk menjadi sopir taksi, dengan memangfaatkan batuan pembiayaan dari pemerintah Pakistan yang membolehkan siapa saja membeli sebuah taksi baru dengan angsuran sesuai dengan kemampuan.

Beliau kemudian membeli sebuah taksi kuning dan memandunya setiap pagi di airport Islamabad untuk mengambil penumpang.

130070999178060503
Zahida kasmi bersama taksinya
Pada mulanya, zahida memnyimpan sebuah pistol di dashboard untuk berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak cukup dengan itu, beliau pun pernah membawa taksi dengan memakai burqa, sejenis pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya.

Mengemudikan taksi du jalan raya Islamabad yang sibuk dan kawasan pedalaman Pakistan mengajarkan Zahida banyak hal tentang negaranya sendiri, dan memupuk rasa nasionalismenya semakin kokoh akan kecintaanya terhadap Pakistan.

Suku pedalaman Pathan di barat laut yang terkenal dengan sifat lelakinya yang bengis dan keras kepala, melayani Zahida dengan sopan santun sepanjang perjalanannya. Bagaimanapun pekerjaan Zahida, anak-anak perempuanya tidak berminat melanjutkan pekerjaan sang ibu, karena masing-masing saat ini telah berkeluarga.



Sumber : Kompasiana

1 komentar:

  1. Jangan berhenti untuk terus berkarya, semoga

    kesuksesan senantiasa menyertai kita semua.
    keep update!Harga honda City bekas

    BalasHapus

Game Online

Taxi Truck

Play free Games - a game from Driving | Racing Games